Kepada seluruh kader Partai Golkar, mantan Plt. Ketua DPD I Partai Golkar Bali ini meminta agar tunduk dan menjalankan intruksi DPP. Jika nantinya ada kader yang tidak menjalankan hal tersebut, tentunya sanksi berupa pemecatan akan diberikan.
"Pasti karena sudah diputuskan DPP, maka seluruh kader harus patuh pada garis partai. Kalau tidak maka diluar garis. Kalau diluar garis ya dikeluarkan, tidak dalam gerbong jadinya," tegasnya.
Disisi lain, Calon Bupati Jembrana yang diusung oleh Partai Golkar Nengah Tamba menyatakan, dirinya sangat berterima kasih dan mengapresiasi rekomendasi yang diberikan kepada dirinya dan Ipat.
"Matur suksma, karena Partai Golkar telah memilih dan memberikan apresiasi kepada saya dan Ipat,” katanya.
Dengan demikian, apa yang dilakukan oleh Partai Golkar, bisa segera diikuti oleh partai lain yang tergabung dalam KJM. Mengingat, di koalisi tersebut ada tujuh partai politik yang tergabung. Diantaranya, Golkar, Gerindra, PPP, Demokrat, NasDem, Perindo, dan PKS. “Apa yang digariskan Partai Golkar tentunya dapat diikuti oleh partai-partai lainnya. Moga-moga semua kompak untuk Jembrana," pungkas mantan Ketua Komisi III DPRD Bali ini. (her).










