“Pilihan Bapak-Ibu boleh berbeda, tetapi di atas segalanya adalah rasa kesatuan dan persatuan. Walaupun pilihan kita berbeda tapi kita tetap bersatu,” tandasnya.
Meski nantinya masyarakat berbeda pilihan, pihaknya berharap tidak sampai terpecah belah dan menjadi permusuhan. Jika hal itu terjadi, maka pemimpin yang terpilih tidak bisa menjalankan programnya dengan baik. Untuk itu, ia berpesan siapapun yang terpilih menjadi Kepala Daerah harus didukung oleh seluruh masyarakat.
“Supaya pemimpin itu bisa melaksanakan pembangunan di masing-masing daerah. Dan menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” pungkasnya. (her).










