NEGARA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Upaya mencegah kekerasan dan eksploitasi terhadap anak di Jembrana terus dilakukan Pemkab Jembrana.
Hal ini tentu tidak sekali saja, namun memberikan pemahaman kepada masyarakat, harus kerap dilakukan. Salah satunya dengan melakukan langkah sosialisasi yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana yang berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sosialisasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir Soekarno tersebut dibuka Sekda Jembrana I Made Sudiada, Kamis (28/2/2019).
Sekretaris Dinas PPPA PPKB Jembrana, Ni Ketut Suwitri membacakan laporan Kadis Dinas PPPA PPKB Jembrana, Ni Ketut Suwitri menyebutkan tujuan dilaksanakan sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman tentang langkah-langkah pencegahan serta meminimalisir terjadinya kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.
Pemahaman ditujunkan kepada para peserta sosialisasi di antaranya para Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) , Kepala Sekolah, PKK , tokoh masyarakat, kepala desa dan lurah. Sebanyak 200 orang yang terlibat dalam sosialisasi tersebut dan selaku narasumber Valentina Ginting dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Sementara itu Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Jembrana Made Sudiada mengapresiasi dan berterima kasihnya kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Menurutnya, sepertiga dari jumlah penduduk di Jembrana adalah anak – anak. Itu artinya anak adalah generasi penerus bangsa penentu masa depan yang perlu mendapat perhatian khusus.










