Kepala Dinas Pertanian Buleleng I Made Sumiarta
SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com I Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Buleleng I Made Sumiarta dikonfirmasi di kantornya, Selasa (20/9) menerangkan langkah intervensi dengan melakukan peninjauan langsung ke sentra produksi beragam jenis cabai, mulai dari cabai rawit yang produksinya berpusat di Desa Pakisan dan Bontihing, Kecamatan Kubutambahan dengan luas kebun total sekitar 15 hektar, serta cabai besar yang diproduksi pada wilayah Desa Tambakan, Kecamatan Kubutambahan dan Desa Gobleg, Kecamatan Banjar dengan luas kebun sekitar 50 hektar.
Langkah tersebut membuahkan hasil, Sumiarta menyebutkan harga komoditi cabai di Kabupaten Buleleng masih terkendali dengan baik. Komparasinya dengan harga cabai pada kabupaten/kota lain di Bali yang rata-rata bisa mencapai Rp 60.000 per kilogram, sedangkan di Buleleng per hari ini masih sekitar Rp 50.000 per kilogram. “Untuk di tingkat petani sekarang harga cabai kisaran Rp 48.000 per kilogram dan Rp 50.000 per kilogram yang ada di pasaran,” sebutnya.
Disinggung mengenai kendala apa saja yang dihadapi pada saat melakukan peninjauan ke lapangan, pihaknya mengatakan adanya pengaruh iklim yang tidak menentu, serta beberapa spekulan dari luar Buleleng yang mencari kebutuhan cabai dalam jumlah yang cukup besar sehingga dapat berpotensi menaikan harga cabai di pasaran karena keterbatasan jumlah produksi. “Tetapi hal ini tidak membuat tim inflasi daerah menyerah untuk tetap bersinergi dengan perumda yang langsung terjun meninjau ke laapangan,” tegasnya.











