Kelulusan SMA/SMK di Jembrana, Diwarnai Aksi Corat Coret dan Konvoi

Selain tak melengkapi kelengkapan surat surat berkendaraan bermotor, mereka juga banyak yang tak menggunakan helm. Namun banyak juga siswa yang menggunakan helm. Bahkan ada juga kejadian unik, dua anak berpakaian seragam penuh corat coret , ternyata bukan siswa SMA. Namun karena melanggar tak menggunakan helm dan surat-surat kendaraan, akhirnya ditilang.

“Ada yang mengaku tidak sekolah dan putus sekolah, ya kami tetap tilang, karena melanggar berlalu lintas,” ujar Ipda Nyoman Yasa dari Sat Lantas Polres Jembrana.

M.Zainudin asal Desa Air Kuning Kecamatan Jembrana mengaku sudah putus sekolah, namun tertangkap tilang saat mengikuti konvoi kelulusan SMA. “Saya hanya sekedar ikut meramaikan konvoi saja, jangan ditilang ya Pak, Saya khilaf, saya telpon dulu orang tua saya,” ujarnya. Selain Zainudin, pengakuan yang sama juga datang dari Supriadi asal Medewi. Dia mengaku masih sekolah di salah satu MTs dan mengaku hanya ikut-ikutan saja. 

Sementara, Kasat Sabhara Polres Jembrana AKP Made Suwandra mengatakan pihaknya melibatkan 10 personil untuk mengamankan konvoi dan di pusatkan di Pos Polisi Sudirman.
Sedangkan Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M Didik Wiratmoko mengatakan pihaknya mengerahkan 141 anggota untuk mengamankan kelulusan siswa SMA/SMK/MA. (prm)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top