"Sebelumnya, mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi baik melihat kondisi langsung maupun melalui wawancara pihak terkait kendala dalam pemberdayaan sampah," jelas Erynayati.
Dalam mengatasi permasalah tersebut, lanjut Erynayati, mahasiswa mengadakan sosialisasi tentang pemberdayaan sampah melalui sosialisasi cara mengolah dan memilah sampah agar masyarakat mengetahui dampak-dapak positif dan negatif dan timbulnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah bagi lingkungan.
Lebih lanjut, kata dia, KAT merupakan wujud pengamalan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian kepada Masyarakat. Kelompoknya terdiri dari 23 mahasiswa dan dosen lintas fakultas yang ada di UNR. KAT ini memberikan pengalaman langsung mahasiswa berbaur dengan masyarakat.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Perbekel Celuk Nyoman Rupadana dan seluruh masyarakat setempat yang telah menerima secara positif kehadiran Kelompok 14. Adapun dosen pembimbing lainnya, yakni Chrisna D. Panjaitan, SH., MH (Wakil Ketua), Ir. Ketut Witarka Yudiata, MT., Wayan Sumarkandia, S.Pd.H, M.Pd., Ir. I Komang Alit Astrawan Putra, ST,. MT., IPM., ASEAN., Eng dan Dr. I Wayan Santoso, SH., MH. (Gde)










