Kelas Inovasi, Upaya Poltekkes Kemenkes Denpasar Tekan Angka Operasi SC di Dangin Puri Kelod

IMG-20260518-WA0013
Poltekkes Kemenkes Denpasar menggelar inovasi kelas persiapan persalinan di Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | Tim pengabdian masyarakat Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan atau Poltekkes Kemenkes Denpasar menggelar inovasi kelas persiapan persalinan di Desa Dangin Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, belum lama ini.  

Kelas Inovasi bertujuan untuk mengurangi kecemasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri ibu hamil agar dapat melahirkan secara normal dan minim intervensi.

Tim pengabdi terdiri dari tiga dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Denpasar. Ketua Tim, Bidan Ni Made Dwi Purnamayanti, S.Si.T., M.Keb., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan aplikasi ilmu pengetahuan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi ibu dalam masa kehamilan, persalinan, hingga nifas.

"Kekhawatiran wanita menghadapi persalinan sering kali membuat mereka tidak percaya diri. Kecemasan ini umumnya dipicu oleh ketidaktahuan tentang proses persalinan, rasa takut akan nyeri, dan kekhawatiran proses yang tidak lancar," ujar Dwi Purnamayanti.

Menurut Dwi, fenomena ketakutan ini berdampak pada pergeseran pilihan metode melahirkan dalam beberapa tahun terakhir.

Operasi Sectio Caesarea (SC) yang seharusnya menjadi jalan keluar darurat medis, kini sering dipilih karena dianggap 'lebih aman' dari rasa nyeri dan proses yang panjang.

Akibatnya, terjadi lonjakan tajam persalinan SC di Kota Denpasar, bahkan angkanya mencapai lebih dari setengah total persalinan—jauh lebih tinggi dibanding kota-kota lain di Indonesia.

Melalui kelas inovasi ini, tim dosen memberikan edukasi bahwa persalinan normal menawarkan pemulihan yang jauh lebih cepat, sehingga ibu bisa segera merawat bayi tanpa kendala nyeri pasca-operasi.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top