Kasus DBD Tinggi Pemkab Buleleng Sebar Serbuk Abate

Terkait fogging, Sutjidra menyebut juga sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Buleleng, setiap pukul 03.00 dinihari, menggunakan mobil keliling sehingga tidak menimbulkan polusi. Demikian dengan fogging khusus juga dilakukan di sekitar wilayah terjadinya kasus DB.”Fogging ini untuk membunuh nyamuk dewasa saja, dan kurang efektif. Makanya masyarakat juga harus mengukuti program 3M Plus juga. Masyarakat juga saya imbau tidur pakai kelambu agar nyamuk tidak masuk,”akunya. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Buleleng, sejak Januari hingga 20 April 2020, tercatat sebanyak 1.983 orang  didiagnosa terserang Demam Berdarah (DB). Dari ribuan orang itu, lima diantaranya meninggal dunia. Korban masing-masing berasal dari Desa Ambengan, Desa Pemaron, Desa Ringdikit, Lingkungan Banyuning Timur, dan Desa Sudaji.

Untuk zona merah atau jumlah penderita DB terbanyak tersapat di wilayah Kecamatan Buleleng dengan total 534 kasus, kemudian disusul Kecamatan Tejakula 300 kasus, selanjutnya Kecamatan Banjar 236 kasus, Kecamatan Sukasada 207 kasus, Kecamatan Seririt 199 kasus, Kecamatan Gerokgak 175 Kasus, Kecamatan Busungbiu 120 kasus, Kecamatan Kubutambahan 108 Kasus dan terakhir Kecamatan Sawan 104 kasus. (ags).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top