Kantor Badan Pemenangan Presiden Partai Gerindra Diresmikan

FB_IMG_1628167139105-59557354
Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Mulyawan Arya

“Bahwa dalam kehidupan harus ada persaingan, itu benar. Persaingan adalah sehat, rakyat butuh persaingan, rakyat butuh pilihan, rakyat butuh melihat alternatif-alternatif. Kita tidak usah malu-malu, kita tidak usah rendah diri, rendah hati boleh, rendah diri jangan, kita harus terang-terangan, ini sikap kita, ini keyakinan kita, ini pegangan kita, kita harus yakin dan percaya pada UUD 1945 dan Pancasila,” jelasnya.

Ia juga menegaskan agar implementasi UUD 1945 dan Pancasila jangan sepotong-potong. “(Melaksanakan,red) UUD 1945 dan Pancasila secara utuh, jangan sepotong-sepotong. Jangan pura-pura tidak tahu isi UUD dan Pancasila. Jangan milih pasal, dan pasal yang lain nggak mau dihormati,” tambahnya.

De Gadjah ; Aspirasi Dari Para Kader

Dalam politik terkadang ada negosiasi dan ada yang harus mengalah. Partai Gerindra harus luwes tapi tetap dalam pendirian dan nilai-nilai perjuangan partai.

“Politik kadang-kadang harus ada negosiasi, ada yang mengalah. Kita nggak bisa zero sum game. Harus luwes. Luwes tapi tetap dalam pendirian, core value, nilai-nilai hakiki, nilai-nilai inti tidak boleh kita korbankan dengan segala risiko. Kita bersahabat dengan semua kekuatan politik tapi kita punya core, nilai-nilai hakiki kita, dan kita siap untuk luwes, fleksibel dan saling bekerja sama,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini menyatakan, Prabowo kemudian menyampaikan sebuah pepatah yang berbunyi 'kesetiaan kepada partai berhenti begitu kesetiaan kepada bangsa mulai'. Oleh karena itu setiap kader Partai Gerindra ketika sudah berjuang di jalur politik, maka kesetiaan kepada rakyat, bangsa, dan negara adalah hal yang utama.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top