Kampanye Penurunan Stunting di Desa Patas, Buleleng TP PKK Bali Siap Berkontribusi Maksimal

Stunting-9ad7ece4

"Jangan sering diberi makanan instan. Lebih baik kalau ibu-ibu meluangkan waktu memasak makanan untuk anak-anak," pesannya. Khusus kepada ibu hamil, ia minta agar mereka memeriksakan kandungan minimal 5 kali selama masa kehamilan.

TP PKK Bali Ny. Putri Suastini Koster turut hadir memberikan edukasi kepada warga.

Putri Koster bakal menggerakkan seluruh kader PKK mulai dari tingkat provinsi hingga kelompok dasa wisma. Ia yakin, TP PKK yang memiliki struktur organisasi terlengkap mampu memberi sumbangsih nyata dalam program edukasi pencegahan stunting hingga ke pelosok.

Direktur Pemaduan Kebijakan Pengendalian Penduduk BKKBN Mila Rahmawati menyampaikan bahwa lembaganya diberi tugas yang sangat penting karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya bukan hal yang mudah, namun dengan dukungan berbagai pihak, ia yakin tugas ini bisa dilaksanakan dengan baik. Dalam kaitan mencegah stunting, ia mengingatkan agar para ibu memberi asupan gizi yang seimbang bagi buah hati mereka.

"Luangkan waktu untuk memasak, jangan habiskan waktu untuk hal tak penting seperti selfie," pesannya. Tak hanya itu, pencegahan stunting juga perlu dilakukan menjelang kehamilan dan saat anak dalam kandungan.

Untuk persiapan menjelang kehamilan, ia merekomendasikan pasangan calon pengantin (Catin) melakukan skrining kesehatan menjelang pernikahan. Untuk itu, BKKBN telah meluncurkan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL).

ELSIMIL adalah aplikasi skrining dan pendampingan untuk calon pengantin. Setiap pasangan Catin akan mendapatkan pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berada di Desa/Kelurahan yang sama dengan wilayah domisili Catin.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top