Kaesang Berencana Terapkan Perampasan Aset di Internal PSI

IMG-20231001-WA0006
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (topi hitam) bersama Ketua DPW PSI Bali I Nengah Yasa Adi Susanto dan jajarannya

Kaesang juga mengapresiasi dengan keberhasilan PSI Bali yang mampu meloloskan wakilnya ke DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kota Denpasar. Terlebih dengan rekam jejaknya yang hingga saat ini tidak terjerat kasus korupsi.

"Terima kasih legislatif PSI di Provinsi Bali dan Kota Denpasar karena tidak korupsi. Itu emang harus. Kalau sampai melakukan itu dan belum dicopot KPK, tak 'sembelih' duluan,” katanya.

Menurutnya, dengan menerapkan perampasan aset di internal partainya, bisa menjadi pelopor dan contoh bagi partai lain. Meskipun kecil, PSI ingin memberikan pengaruh bagi partai lain untuk ikut berkomitmen dalam sikap anti korupsi. 

Sebagai partai yang ber-DNA anak muda, Kaesang ingin PSI bergerak dengan gaya anak muda. Yakni cepat, kreatif, dan efektiv. "Mohon maaf saya gak perlu menyapa DPP satu per satu, tadi udah disebutin masa harus sebut terus. Gaya orang muda itu beda, efektif, cepat, sat-set sat-set. Tadi sudah dibilangin saya ini kalau di Bali jangan dipanggil bro ketum, panggilan bli ketum," akunya.

Minta Tinggalkan Berpolitik Gaya Lama

Begitu juga dalam berpolitik, tidak harus tegas melainkan dengan cara yang bergembira. Bahkan, ia meminta kepada seluruh kader PSI di Bali untuk terus turun ke masyarakat untuk mengenalkan diri. "Kita harus terjun langsung ke masyarakat. Terjun langsung untuk memperkenalkan diri dan alhamdulillah sekarang banyak yang menerima teman-teman PSI ketika bersosialisasi di masyarakat. Saya rasa harus dilanjutkan terus dan pasti saya ingatkan politik dengan bergembira," tandasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top