Kader Posyandu Desa Getasan Dilatih Pijat Tui Na dan Stimulasi Oromotor untuk Cegah Stunting

IMG-20250812-WA0012
Upaya Promotif Stunting Melalui Edukasi Stimulasi Pijat Tui Na dan Oromotor Bagi Kader di Posyandu Desa Getasan, Petang, Badung.

Kegiatan berlangsung interaktif, di mana para kader mencoba teknik yang diajarkan dengan pendampingan tim pengabdi.
Kepala Desa Getasan, dalam sambutannya, mengapresiasi langkah Poltekkes Kemenkes Denpasar yang dinilai selaras dengan program pemerintah desa dalam meningkatkan kesehatan warganya.

“Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di desa. Dengan keterampilan baru ini, kami berharap kasus stunting di Getasan dapat dicegah,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pihak Puskesmas Petang, mengingat pencegahan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor dan pendekatan yang kreatif.

Program ini dinilai relevan dengan target nasional menurunkan prevalensi stunting menjadi 14% pada 2024 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan media edukasi berupa E Modul Pijat Tui Na dan Oromotor kepada kader, agar teknik pijat Tui Na dan stimulasi oromotor dapat terus dipraktikkan di posyandu secara berkelanjutan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kader posyandu Desa Getasan mampu menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting, tidak hanya dengan memantau pertumbuhan anak, tetapi juga memberikan solusi praktis dan aman untuk mendukung tumbuh kembang balita.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan layanan kesehatan dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top