Demikian pula materi pelajaran yang diberikan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan minat para lansia, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mereka. Selain itu, sekolah lansia juga dapat menjadi tempat untuk bertemu dengan teman-teman sebaya dan meningkatkan kualitas hidup sosial lansia.
"Kami sangat berbahagia atas terbentuknya Sekolah Lansia di Kabupaten Badung. Antusiasme dari para lansia serta dukungan Pemerintah Kabupaten dan lintas sektor mewujudkan diadakannya Sekolah Lansia di Kabupaten Badung,” ujar Arnawa.
“Semoga sekolah lansia berjalan optimal dan manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh lansia dan keluarga, namun juga masyarakat dan lingkungan sekitarnya," harapnya.
Turut hadir dalam kesempatan itu, dr. I Nyoman Gunarta, M.P.H selaku Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung, Dinas Sosial Badung, Dinas Kesehatan Badung, I Nyoman Adi Setiawan, S.STP, M.AP (Lurah Kapal), I Gede Putu Arif Wiratya, S.Sos (Perbekel Desa Dalung), I Ketut Sadia Wijaya, S.E. (Perbekel Desa Werdi Bhuwana), Perwakilan Siswa Sekolah Lansia, beserta undangan terkait.
Dalam acara ini, sebagai bentuk dukungan dari Dinas Sosial Kabupaten Badung, dilakukan juga penyerahan PMT Lansia bagi para siswa sekolah lansia Kabupaten Badung. (rel)










