MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Pemerintah Kabupaten Badung menyambut dan mendukung baik Program Sekolah Lanjut Usia (Lansia) yang digagas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Dukungan pemerintah “Gumi Keris”—julukan Kabupaten Badung—ini, dibuktikan dengan mendirikan tiga sekolah lansia sekaligus. Yakni, Sekolah Lansia Werdha Winangun Urip Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara.
Kemudian Sekolah Lansia Manu Arsa Dipta Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi dengan 30 siswa, serta Sekolah Lansia Werda Shanti Desa Werdi Bhuwana, juga di Kecamatan Mengwi, memperoleh 50 siswa lansia.
Launching sekolah lansia dipusatkan di Kantor Lurah Kapal, Kamis (12/12/2024).
Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bali I Made Arnawa, tampak hadir mewakili Plt. Kepala BKKBN Bali. Dalam sambutannya, BKKBN Bali mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Badung, dalam hal ini Dinas P2KBP3A Badung yang sangat peduli dengan para lansia.
“Beliau-beliau [lansia] merupakan orangtua kita bersama. Wajib hukumnya kita hormati, kita sayangi beliau agar tetap semangat menjalani aktivitas di usia senjanya,” kata Arnawa.
Arnawa melanjutkan, sekolah lansia adalah sebuah program atau kegiatan yang dirancang khusus untuk menyediakan pelatihan dan pendidikan kepada orang yang sudah memasuki usia lanjut atau lansia. Sehingga sifatnya sebagai sekolah non formal alias pemberdayaan.
“Tujuannya untuk membantu para lansia meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam berbagai aspek kehidupan, seperti kesehatan, keterampilan sosial, keterampilan finansial, dan keterampilan teknologi,” ungkapnya.










