Upaya pencarian tersebut mengungkap fakta tragis. Korban ditemukan tergeletak di dasar jembatan dengan mengenakan jaket hitam dan celana panjang hitam.
Mendapat laporan tersebut, aparat gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek Sukasada segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Mengingat kondisi medan yang curam, evakuasi dilakukan secara manual dengan membuat tandu darurat menggunakan bambu dan karung.
“Situasinya curam sehingga dilakukan evakuasi dengan jalan membuat tandu dengan menggunakan bambu dan karung. Sekitar dua jam lebih jenazah korban bisa di lakukan evakuasi,”jelasnya lagi.
Setelah jenazah korban berhasil dilakukan evakuasi dari dasar jurang kemudian tim medis dari Puskesmas Sukasada II bersama Unit Inafis Polres Buleleng kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
“Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dilokasi kejadian, oleh dokter Puskesmas Sukasada II, korban mengalami patah tulang pada kaki, cedera kepala berat (CKB) serta pendarahan dari mulut,”jelas Yohana lagi.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng sekitar pukul 15.00 Wita menggunakan ambulans guna menjalani autopsi. Hingga saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lokasi.
“Penyebab kematian korban kini masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan,”tutupnya. @gus










