Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Buleleng Putu Adipta Eka Putra menyebutkan pada akhir Januari 2023 terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Hal tersebut menyebabkan debit air dari Pangkung Anyar Lapang membesar sehingga jembatan di ruas Jalan Bukit Lempuyang jebol. Langkah awal yang diambil adalah membuat jalan darurat agar roda dua dan pejalan kaki bisa melewati jalan ini.“Ruas jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Sehingga dibuatkan jalan darurat terlebih dahulu sembari mencari dan menyiapkan anggaran dari berbagai sumber yang memungkinkan,” sebutnya.
Dirinya menambahkan perbaikan jembatan ini melalui pembangunan box culvert Pangkung anyar ruas Jalan Bukit Lempuyang. Perbaikan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp981,012 juta. Dana tersebut berasal dari Dana Insentif Fiskal (DIF) anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Buleleng tahun 2023. Pengerjaan dilakukan dalam waktu 105 hari.“Pertengahan Desember 2023 selesai. Lebih cepat lebih baik. Namun, tetap memperhatikan kualitas pengerjaan,” imbuh Adipta.
Sementara itu, Bendesa Adat Sukasada Jero Putu Joni Sandiasa selaku perwakilan masyarakat menyampaikan rasa terima kasihnya karena jembatan yang lebih dikenal dengan Jembatan Bakung ini sudah diperbaiki. Jembatan ini menjadi akses vital bagi masyarakat. Tidak hanya kegiatan umum sehari-hari, tetapi juga kegiatan-kegiatan keagamaan dan adat-istiadat.“Jembatan ini sangat penting bagi kami karena kami tidak perlu memutar lagi untuk menuju tempat dimana dilaksanakan upacara keagamaan maupun adat,” ungkap dia. W - 008










