Namun setibanya di pinggiran sawah, tersangka Kadek H curiga melihat kedatangan polisi, walhasil dia mencoba kabur. Namun dalam pengejaran, tersangka terjatuh dari sepeda motor di Jalan Tegal Permai Dalung dan langsung dibekuk polisi. Dari penggeledahan ditemukan 2 butir ekstasi, 9 paket sabu seberat 5,71 gram.
Hasil interogasi, tersangka Kadek H mengaku tidak hanya memakai narkoba tapi juga mengedarkannya. Narkoba diakuinya dipasok dari seorang napi di lapas Kerobokan. Ia ditugaskan untuk mengambil narkoba dan menempelkannya dengan mendapat untung Rp 50 ribu persekali tempel.
Pelajar broken home ini mengaku sudah mengedarkan narkoba selama setahun, dan uang hasil narkoba digunakan untuk foya-foya. “Saat ini, penahanan tersangka dipisah dengan tahanan dewasa. Tersangka sudah dapat pendampingan dari Bapas kemarin datang didamping orang tua laki-laki,” beber AKP Djoko. (hen)










