Jangan Kendor, Atlet Berprestasi Diberi Penghargaan dan Bonusnya Ditingkatkan

PJ Bupati Lihadnyana bersama dengan Ketua KONI Buleleng I Ketut Wiratmaja melakukan pertemuan membahas bonus atlet berprestasi.

 

SINGARAJA-fajarbali.com | Besaran bonus yang akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali akan ditingkatkan dari tahun-tahun sebelumnya. Ini sebagai bentuk penghargaan kepada atlet-atlet Buleleng berprestasi. Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat ditemui usai bertemu dengan pimpinan KONI Buleleng di ruang rapat Rumah Jabatan Bupati, Rabu (23/11) kemarin. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga (DIsdikpora) Buleleng Made Astika.

Lihadnyana menjelaskan pada pertemuan yang telah dilakukan, dibahas kebijakan anggaran untuk KONI Buleleng. Terlebih lagi menyangkut penghargaan yang harus diberikan kepada atlet-atlet berprestasi. Ini dikarenakan para atlet berprestasi ini sudah mengangkat nama baik Buleleng. 

Oleh karena itu, terhadap atlet yang sedang berlaga dan juga sudah berprestasi, diminta tetap meningkatkan semangat membawa nama baik Buleleng. Menjaga dan menempatkan nama Buleleng di atas segalanya. “Tetaplah berprestasi karena Pemkab Buleleng akan senantiasa memperhatikan atlet. Memberikan penghargaan dalam bentuk pemberian bonus. Sebagaimana yang telah saya sampaikan pada waktu pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XV 2022, maka bonus atlet yang berprestasi akan kita tingkatkan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Terkait dengan pembinaan prestasi (binpres), pria yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali ini menyebutkan penganggarannya tentu akan tetap berlanjut. Hal tersebut dikarenakan ada cabang-cabang olahraga di bawahnya. Kita juga akan penuhi anggaran tersebut. Sehingga, ke depan Buleleng tidak hanya berada pada urutan ketiga terus dalam ajang Porprov.  “Tapi kalau bisa naik ke peringkat kedua. Itu memerlukan  investasi berupa pembinaan-pembinaan atlet secara konsisten. Kita juga akan mengirim atlet-atlet yang berkualitas dalam setiap ajang olahraga,” sebut Lihadnyana.

Di saat yang sama, Gede Supriatna mengatakan pihak eksekutif maupun legislatif selalu mendukung kontingen BUleleng dalam mengikuti ajang olahraga seperti Porprov. Bahkan, sebagai sebuah bentuk penghargaan kepada atlet berprestasi, besaran bonus akan ditambah. 

Pj Bupati Buleleng sudah menghitung anggarannya sehingga penambahan diberikan kepada atlet berprestasi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia selaku Ketua DPRD bersama dengan Pj Bupati dan Ketua KONI Buleleng telah membahas secara mendalam mengenai anggaran yang dibutuhkan oleh KONI.

“Dengan beberapa koreksi yang kiranya memang perlu dikoreksi. Tapi secara keseluruhan, tidak ada persoalan. Ini sudah kita sepakati bersama baik KONI maupun pak Pj Bupati. Saya juga minta teman-teman atlet Buleleng harus tetap semangat. Karena kita jamin apa yang menjadi harapan mereka terkait dengan anggaran baik bonus dan pembinaan prestasi. Akan kita terus upayakan sehingga semua bisa berjalan dengan lancar,” kata dia.

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng Ketut Wiratmaja mengungkapkan sudah ada komitmen pemberian bonus bagi peraih medali yang bertarung pada Porprov Bali XV tahun 2022. Jumlahnya juga akan dinaikkan dari tahun-tahun sebelumnya. Atlet juga diminta tidak lagi kendor dan sembarangan. Selain itu, anggaran untuk pembinaan dan kejuaraan pada tahun 2023 tetap diberikan serta tidak terjadi pemotongan. “Tidak ada lagi wacana yang membias. Saya sebagai Ketua Umum KONI Buleleng sebagai jaminannya. Saya juga berpesan kepada seluruh atlet, hingga tanggal 26 November 2022, masih ada kesempatan untuk meraih medali. Small is gold. Kecil tapi jawabannya adalah medali emas,” tutupnya. W – 008

 

Ida bagus Sudarsana

Next Post

Sebanyak 100 Pelaku UMKM Karangasem Diberikan Pelatihan Branding dan Pemasaran

Rab Nov 23 , 2022
Nyoman Parta menyampaikan bahwa  pelaku usaha harus haus akan ilmu baru dan dunia branding, terlebih ketika ingin produknya memiliki nilai lebih dan naik kelas. “Jangan bermental cukup, harus terus belajar dan adaptasi dengan perkembangan zaman, seperti sekarang sudah hadir banyak marketplace untuk memudahkan berjualan, maka harus dimanfaatkan dengan baik, maka UMKM harus bisa menguasai hal dasar seperti foto produk dan story telling product,"  ajak Nyoman Parta. 
IMG-20221123-WA0055-d70bb18e