ITEKES Bali Wisuda 189 Sarjana Keperawatan, Lulusannya Mulai Bekerja di Belanda

ITIKES 1-1aab387d

Perawat, kata dia, adalah pekerjaan berdasarkan hati. Sedikit saja ada gestur tidak ikhlas, maka pasein bisa merasakannya. "Antara perawat dengan yang dirawat itu ada semacam ikatan batin. Pakai perasaan. Sedikit saja ada rasa tidak iklhas, itu ketahuan. Jadi karakter kita yang disukai oleh mereka," imbuh pria dengan gelar doktor keperawatan ini.

Ia mengucapkan selamat untuk wisudawan. Namun ia mengingatkan, ada satu tahap lagi yang harus ditempuh yakni Pendidikan Profesi Ners selama setahun untuk menjadi perawat profesional. Rektor menyambut baik karena hampir 100 persen dipastikan langsung tancap gas ke arah itu.

Terkait pendaftaran mahasiswa baru, hingga saat ini tercatat 946 pendaftar, dan sudah diterima 365 orang. Jumlah ini diprediksi terus merangkak naik seiring kualitas dan pelayanan terbaik yang diberikan Itekes Bali.

Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka meminta, lulusan Itekes tidak hanya jadi orang pintar tetapi cerdas. Cerdas dalam arti mampu menangkap peluang-peluang emas yang difasilitasi kampus, misalnya bekerja ke luar negeri. Keberanian merantau mesti digetoktularkan untuk membuktikan kualitas sumber daya manusia Bali bisa bersaing di pasar global.

"Di samping itu, bekerja di luar negeri gajinya sangat besar. Misalnya di Jepang baru masuk sudah Rp 18 juta. Di Belanda Rp 24 juta. Itu akan terus meningkat. Kalau kerja di dalam negeri, paling Rp 3 juta gajinya. Yang penting anda mau, kami fasilitasi," kata Ida Bagus Arka memotivasi.

Sebagai informasi, pemimpin yayasan penyelenggara pendidikan Itekes Bali ini membeberkan, telah merampungkan gedung megah lantai empat dilengkapi kolam renang, restoran, mini shoping dan fasilitas mewah lain untuk menyambut mahasiswanya. Fasilitas ini dipastikan sangat langka.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top