ITB STIKOM Bali Perkenalkan Budaya Pulau Dewata Melalui “Bali Cross Cultural Program”

(Last Updated On: )

Pembukaan Bali Cross Cultural Program (BCCP) ITB STIKOM Bali yang ditandai dengan pemukulan gong. (Foto: Tha)

 

DENPASAR-fajarbali.com | Sebagai pulau wisata paling populer di Indonesia, Bali tidak hanya disebut sebagai pulau surga tetapi juga sebagai kosmologi yang selalu berubah di mana budaya yang menakjubkan, kreativitas yang energik, dan teknologi berkembang dan saling melengkapi. Untuk memperkenalkan seni dan budaya Bali secara luas, ITB STIKOM Bali menggelar Bali Cross Cultural Program (BCCP) yang merupakan program studi luar negeri yang berbasis di Bali, Kamis (26/10).

“BCCP ITB STIKOM Bali menghadirkan kesempatan unik untuk merasakan budaya baru, memperkaya pengalaman pribadi, dan memperluas pandangan dunia baru. BCCP akan memberikan dosen atau siswa luar negeri suasana pembelajaran yang dinamis, menantang dan komprehensif dalam bidang budaya dan teknologi termasuk bahasa ibu dan bahasa Indonesia. Seni budaya Bali baik dalam pembelajaran kelas maupun lapangan,” jelas Direktur Urusan Internasional ITB STIKOM Bali, Yudi Agusta, PhD.

Yudi memaparkan, dalam mengikuti BCCP, pertama, mahasiswa internasional akan mengikuti serangkaian perkuliahan di ruang kelas ITB STIKOM BALI dari dosen-dosen ahli. Kedua, siswa akan mempelajari dan memahami aktivitas budaya Bali sehari-hari melalui lokakarya dan studi lapangan yang akan berlangsung di sejumlah destinasi wisata yang ada di Bali. “Disana siswa akan belajar secara langsung dari para ahli mengenai kegiatan seni dan budaya seperti tari Bali, musik/gamelan, kriya, melukis, belajar bahasa Indonesia dan sebagainya,” sebutnya.

Dikatakan Yudi, program ini akan mencakup studi lapangan selama satu Minggu hingga satu bulan tergantung berbagai aspek seni dan budaya Bali yang ingin dipelajari di berbagai pusat unggulan. Selain itu, BCCP juga bersedia menyiapkan program yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta dalam kelompok.

“Pada pelaksanaan perdananya ini, BCCP ITB STIKOM Bali 2023 diikuti oleh para dosen dari salah satu kampus yang ada di Thailand. Adapun jumlah peserta sebanyak 13 orang dengan pelaksanaannya selama satu minggu dengan mengunjungi beberapa objek wisata budaya seperti Art Center Denpasar, Taman Ayun, Tanah Lot, Ubud, Lempuyang dan Tirta Gangga Karangasem,” ungkap Yudi.

Yudi dalam kesempatan itu juga berharap kedepannya ITB STIKOM Bali dapat lebih banyak mengundang dosen atau mahasiswa asing untuk datang belajar budaya Bali sekaligus berlibur. “Kemudian sudah tentu kami di ITB STIKOM Bali bisa menjadi pusat learning center, tidak hanya teknologi informasi tapi juga budaya,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor ITB STIKOM Bali, Dr Dadang Hermawan disela-sela acara mengatakan, BCCP didirikan dan dikelola oleh ITB STIKOM Bali sesuai dengan visinya yaitu menjadi perguruan tinggi yang bertaraf internasional dan bisa bersaing dengan perguruan tinggi di dunia yang lebih maju. Sebagai pusat keunggulan informasi dan teknologi di Bali, ITB STIKOM Bali sejalan dengan luas dan pesatnya penerapan teknologi dan budaya di segala dimensi kehidupan.

“Kami percaya bahwa teknologi menyediakan banyak jalur untuk pembelajaran, meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan berpikir kritis, serta menghubungkan kita dengan dunia online yang beragam dan terus berubah. Sehubungan dengan gagasan tersebut, BCCP mewakili pengalaman pembelajaran unik untuk memperluas perspektif dan karakter peserta melalui eksplorasi, merangkul dan mempelajari nilai-nilai universal tradisi dan modernitas Bali. BCCP ini juga sebagai salah satu cara untuk mendorong terwujudnya ITB STIKOM Bali menjadi perguruan tinggi yang bertaraf internasional,” tutupnya. M-001

Next Post

Moonlite Kitchen & Bar Perkenalkan Kenikmatan Kuliner Asia Tenggara Modern Melalui Chef Esca Khoo

Jum Okt 27 , 2023
(Last Updated On: ) Chef Esca Khoo, dari Melbourne, Australia, saat menyajikna menu masakan di Moonlite Kitchen & Bar, Jumat (26/10/2023) malam   Bagikan MANGUPURA – Fajar Bali Moonlite Kitchen & Bar, dengan bangga memperkenalkan tambahan menarik pada menu mereka. Sebuah perjalanan kuliner Asia Tenggara modern yang disajikan oleh Chef […]

Berita Lainnya