Sementara itu, Partai Demokrat Bali yang juga tergabung dalam KRB menyatakan jika Paket Dharma-Kerta sudah final. Jika nantinya muncul nama-nama lain diluar paket tersebut, pihaknya enggan menanggapi. "Ini kan udah final, rekomendasi sudah keluar. Kita juga sudah komunikasi dengan kedua belah pihak," terang Ketua DPD I Partai Demokrat Bali Made Mudarta.
Pernyataan Mudarta juga disanggah oleh Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Putu Rudana Supadma. Menurutnya, rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPP akan menjadi tanggung jawab dari DPD I. Pasalnya, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Majelis Tinggi DPP Demokrat berdasarkan aspirasi dari DPD I Partai Demokrat Bali. Kendati demikian, pihaknya terus berkomunikasi dengan DPD I Partai Demokrat Bali mengenai perkembangan dan dinamika diinternal KRB.
"Itu kan aspirasi dari daerah. Keluar atas nama masukan daerah. Rekom (Rekomendasi) masih itu, final. Tapi kami terus komunikasi," pungkasnya. (her)










