Integrasikan Crown Group ke Dalam ONE Global Capital, Iwan Sunito Ajukan Tawaran Rp1 Triliun kepada Paul Sathio

“Impian untuk membawa kemajuan dan pembangunan kembali ke Indonesia tetap menjadi prioritas saya. Dari Indonesia, untuk Indonesia. Satu bangsa, satu visi: Building Indonesia city of the future,” kata Iwan Sunito.

 Save as PDF
(Last Updated On: )

7c4e231a-f291-4867-9212-5d00168d1f6eIwan Sunito (ist).

DENPASAR-fajarbali.com I ONE Global Capital, pemimpin industri properti di Australia yang terkenal melalui proyek-proyek besar, seperti Crown Group, SKYE Suites, dan Grand Residence, hari ini mengumumkan langkah besar dalam strategi ekspansi globalnya.

Perusahaan ini menawarkan penyelesaian senilai Rp1 triliun kepada Paul Sathio untuk mengakuisisi seluruh saham Crown Group. Tawaran ini merupakan langkah penting dalam memperkuat inovasi dan mencapai tujuan global ONE Global Capital.

Iwan Sunito, sebagai pendiri dan CEO dari ONE Global Capital, mengatakan mengajukan tawaran yang nilainya enam kali lebih tinggi dari penawaran awal yang diajukan Paul tahun lalu.

“Ini menunjukkan keseriusan kami dalam mengatasi perselisihan di Crown Group dan mempersatukan lebih jauh kedua entitas ini,” ucapnya melalui siaran pers, yang diterima di Denpasar, Kamis (18/4/2204).

Tawaran ini mencakup AUD97 juta atau sekitar Rp1 triliun, dan termasuk pemberian dua lokasi proyek strategis, West Ends dan Strathfield, jauh melampaui tawaran sebelumnya yang diajukan Paul, yang hanya sebesar AUD15 juta.

Iwan menambahkan, Paul telah lama menjadi rekan dan bagian integral dari Crown Group. “Kami berharap dia akan mempertimbangkan tawaran ini serius, mengingat dedikasi serta kontribusinya yang besar, dan kami ingin mendukungnya dalam transisi ke masa pensiun atau memulai kembali usahanya,” imbuhnya.

Iwan menekankan hal tersebut karena baru-baru ini, Paul Sathio mengalami kesulitan finansial terkait proyek West End di Brisbane, yang menyebabkan intervensi dari liquidator BDO. Kondisi ini mendorong ONE Global Capital untuk mengulurkan tawaran penyelesaian.

“Proyek West End Brisbane akan memakan 4-5 tahun serta menelan dana yang tidak sedikit. Mengingat umur beliau, dan waktu yang diperlukan untuk penyelesaian proyek ini, ada baiknya ‘perperangan’ yang beliau mulai ini bisa kita selesaikan secepatnya.

Paul saat ini sudah berusia 69 tahun diharapkan dapat menerima tawaran ini untuk menikmati masa pensiunnya dengan tenang,” ungkap Iwan. “Ongoing dispute ini sangat menghambat beliau untuk mencari dana untuk membangun kalau ini tidak segera diselesaikan,” imbuhnya.

Tawaran ini diberikan di tengah situasi lain yang memberatkan Paul Sathio. Pada tanggal 15 April 2024, ONE Global Capital kini memiliki sepenuhnya SKYE Suites Green Square, yang secara signifikan meningkatkan nilai aset ONE Global Capital sebesar Rp1 triliun dan memungkinkan konsolidasi lebih lanjut termasuk akuisisi penuh jaringan hotel SKYE Suites oleh ONE Global Capital.

“Akhirnya Paul Sathio menyelesaikan kewajibannya atas  perjanjian awal perihal asset swap yang selalu ditunda oleh pihak mereka, yang akhirya memaksa kami memasukan gugatan ke pengadilan pada bulan Desember 2023,” kata dia.

“Dan setelah mengakuisisi penuh SKYE Suites Green Square, kami berencana membeli sisa saham SKYE Suites di Parramatta dan Sydney yang saat ini masih dimiliki bersama dengan Paul,” jelas Iwan.

“Kami akan mengajukan penawaran dengan harga yang wajar untuk saham tersebut,” ujar dia.

Hingga kini, ONE Global Capital masih menunggu respons dari tim hukum Paul Sathio terhadap seluruh penawaran yang telah diperbarui. “Kami siap untuk semua kemungkinan, namun kami berharap tawaran ini akan diterima,” ujar Iwan dengan antusias.

Seraya menanti respons hukum, Iwan terus memfokuskan ONE Global Capital pada penyelesaian proyek-proyek besar seperti ONE Macquarie Park dan ONE Chatswood, serta pengembangan ONE Convention Centre di Green Square dengan konsep Plug n Play yang revolusioner.

Semua ini merupakan bagian dari upaya ONE Global untuk terus menyediakan hunian mewah dan resor kelas atas. Dengan rencana IPO yang dijadwalkan pada tahun 2027, ONE Global Capital menunjukkan ambisi jangka panjang Iwan dan keyakinannya terhadap prospek pertumbuhan yang solid.

Iwan juga terus berkomitmen untuk menyelesaikan masalah hak-hak karyawan di Crown Indonesia yang selama ini ditelantarkan Paul, sekaligus menunjukkan dedikasinya terhadap keadilan dan tanggung jawab sosial.

“Impian untuk membawa kemajuan dan pembangunan kembali ke Indonesia tetap menjadi prioritas saya,” tutup Iwan. “Dari Indonesia, untuk Indonesia. Satu bangsa, satu visi: Building Indonesia city of the future,” pungkas Iwan. (rl)

 

 

 Save as PDF

Next Post

Bupati Giri Prasta Hadiri Penutupan Sidang Paripurna DPRD Badung

Kam Apr 18 , 2024
"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada anggota DPRD yang sudah menjalankan swadarma"
Sidang LKPJ 2023

Berita Lainnya