"Melalui Galaxy S26 FE, kami menghadirkan kemampuan kamera, performa, dan Galaxy AI kelas flagship bahkan sebanyak 47 fitur yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas pengguna dengan lebih practical. Salah satu fitur kamera inovatif yang perdana hadir adalah My FanCam, yang memungkinkan pengguna memilih subjek setelah perekaman untuk diikuti secara otomatis dalam format vertikal maupun landscape tanpa perlu cropping manual," ujar Ilham.
Tidak hanya kamera, integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) menjadi pilar penting dalam perangkat ini. Galaxy S26 FE menyajikan 47 fitur Galaxy AI yang setara dengan ekosistem Galaxy S26 Series, terdiri dari 26 fitur on-device, 17 fitur cloud, dan empat fitur hybrid. Fitur penyuntingan foto Photo Assist menjadi teknologi AI favorit dengan kontribusi penggunaan mencapai 37%, disusul oleh fitur asisten informasi Now Brief (22%) dan pembersih vokal Audio Eraser (12%).
"Kombinasi ini memberikan alasan lebih bagi pengguna untuk meningkatkan pengalaman smartphone mereka dan menikmati inovasi Galaxy S," ungkap Ilham, seraya menyebutkan bahwa pentingnya kehadiran fitur cerdas seperti Circle to Search, Now Nudge, dan Gemini Live untuk menunjang kreativitas dan produktivitas harian.
Sisi dapur pacu Galaxy S26 FE disokong oleh chipset Exynos 2500 berbasis fabrikasi 3nm yang membawa peningkatan performa CPU hingga 11%, GPU 24%, dan NPU 51% dibandingkan generasi pendahulu. Pengalaman multitasking dan bermain game kian optimal berkat sistem pendingin (vapor chamber) yang 7% lebih besar, efisiensi daya chipset hingga 15%, serta baterai berkapasitas 4.900 mAh yang didukung pengisian daya cepat 45W Super Fast Charging.









