Ini Kata Kadistan Bali Soal Naiknya Harga Beras

Sunada

Sunada juga menyampaikan penyebab Nilai Tukar Petani (NTP) Bali rendah di bawah 100. Hal itu terjadi karena hasil yang diterma petani dari hasil usahataninya lebih kecil dari biaya yang harus dikeluarkan petani untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, salah satunya dipicu karena begitu ada kenaikan sedikit, masyarakat sudah ribut.

"Ketika beras di pasaran murah, petaninya tidak dapat apa-apa. Petaninya menangis," imbuhnya.

Sunada juga mengungkapkan stok beras Bali mencapi 42 ribu ton, sedangkan ketersediaannya sekitar 60 ribu ton. Untuk beras medium di Bulog sekitar 15 ribu ton.

"Stok itu khusus beras Bali, sedangkan ketersediaan itu ada di Bulog," jelasnya. Untuk konsumsi beras di Bali sebesar 418 ribu ton per tahun. Pihaknya memperkirakan, Bali bakal terjadi surplus beras di atas 100 ribu ton per tahun. "Kalau tahun 2022 kemarin, kita surplus 96 ribu ton. Kita semuanya surplus kecuali bawang putih," katanya.

Distan, lanjut dia, secara rutin menggelar pasar murah di berbagai titik guna menjembatani masyarakat yang kurang mampu, khususnya. "Untuk pasar murah selanjutnya, kami pasti umumkan sebelumnya lewat berbagai media," pungkas Sunada. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top