Ingin Mendengar Langsung Keluhan Masyarakat, Bupati I Gede Dana Sidak Ke RSUD

AMLAPURA-fajarbali.com | Untuk memastikan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan, bupati I Gede Dana melakukan sidak ke RSUD Karangasem, pada Rabu (9/6/2021) kemarin. Disamping itu, sidak dilakukan untuk memastikan keberadaan pedagang yang sebelumnya berada dipinggir jalan depan RSUD mendapatkan tempat di area rumah sakit daerah ini. 



Kehadiran bupati melakukan sidak ke RSUD sendiri nyaris tanpa diketahui. Tidak ada pejabat yang mendampingi saat melakukan sidak. Bupati sidak sekitar pukul 07.30 wita yang sedianya ke kantor bupati langsung menuju RSUD Karangasem.  Hanya saja, di RSUD bupati tampak didampingi dirut RSUD Karangasem, dr. I Wayan Suardana. Bupati berkeliling mengunjungi satu persatu ruang perawatan.

Selain itu, bupati juga tampak bercengkrama dengan pedagang yang sbelumnya berjualan di pinggir jalan depan RSUD Karangasem kemudian di pindahkan ke dalam area RSUD. Hampir satu jam lamanya bupati Gede Dana berkeliling mengecek satu persatu ruangan. Mulai dari ruangan, sampai kantin di dalam RSUD pun tidak luput dari pengamatan bupati.

Baca Juga :
Demo Ormas PGN Nyaris Ricuh, Sempat Bersitegang dengan Masyarakat
Tetap Patuhi Prokes Covid-19, Dispar Bali Ajak Stakeholder Pariwisata dan Masyarakat Dukung WFB

Bupati juga terihat membeli nasi bungkus dari  pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar depan RSUD Karangasem. Nasi bungkus itu, dipakai bupati untuk sarapan pagi begitu sampai di kantor bupati. Usai sidak, bupati Karangasem I Gede Dana mengatakan,  kehadiranya untuk mendapatkan kondisi pelayanan kepada masyarakat di RSUD Karangasem. Selain itu, dirinya juga mengecek keberadaan pedagang yang sebelumnya di pindahkan ke dalam area rumah sakit.

“Memang saya minta agar pedagang di pinggir jalan di bawa ke dalam, agar tidak terkesan didepan RSUD kumuh dengan pedagang,” ujar bupati. 

Pemindahan itu dilakukan, kata Bupati Gede Dana, area depan rumah sakit terbebas dari pedang. Apalagi, mereka ada di jalan protokol sehingga akan mengurangi keindahan kota Amlapura. Sehingga para pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan di bawa kedalam.

“Kami ingin menata wajah kota, apalagi depan RSUD tidak boleh ada berjualan, makanya kita perintahkan dirut RSUD untuk menyiapkan mereka tempat di dalam,” ujarnya. 

Selain melihat pelayanan kepada pasien, kata Bupati, pihaknya juga ingin mendengar keluhan dari penunggu, pasien maupun pedagang yang dipindahkan. Termasuk untuk mengecek kantin yang ada di dalam Rumah sakit. “Tapi saya belum puas dengan sidak ini, karena saat bertemu minim keluhan, kedepan pasti saya akan lalukan sidak secara diam-diam,” pungkas Bupati. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Terjadi Pencurian, Disdikpora Minta Pihak Sekolah Perketat Pengawasan Laptop

Sab Jun 12 , 2021
MANGUPURA-fajarbali.com | Pencurian laptop siswa kembali terjadi di Badung. Sebelumnya, tahun 2019 juga sempat terjadi hal yang sama. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Badung pun meminta pihak sekolah memperketat pengawasan dan pengelolaan laptop.
BPD BALI