HUT 61 PHDI dan Launching Buku Upacara Yadnya

 

"Dari sosialisasi buku ini diharapkan, masyarakat di Badung bahkan di Bali maupun para wisatawan dapat memaknai pelaksanaan upacara yang dilaksanakan oleh umat Hindu yang menggunakan sarana minimal namun dengan kualitas yang maksimal asalkan dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas. Ini secara kuantitas ia kecil, namun secara kualitas utama," ucapnya.

Sementara itu Bupati Badung dalam sambutan yang dibacakan Kadis Kebudayaan Badung Gede Eka Sudarwita mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan PHDI dengan program-program. Diusia yang ke 61 ini diharapkan PHDI yang merupakan ujung tombak sebagai penuntun umat se-dharma selalu tegar dan menjadi ujung tombak dalam memberikan tuntunan bagi umat sedharma di tengah dunia global dan gempuran budaya asing mengingat Bali dan Badung khususnya yang menjadi tujuan wisata lokal maupun mancanegara.

 

 "Kami berharap kehadiran PHDI tetap kuat dan bersatu ditengah-tengah masyarakat, ini juga sangat sejalan dengan lima program prioritas Pemkab Badung, salah satunya dalam pembangunan seni, adat, agama dan budaya di Badung," jelas Eka Sudarwita.

Dalam acara tersebut juga diisi dengan penyerahan 5 Buku tuntunan Upacara Manusa Yadnya oleh penulis I Nyoman Sarjana kepada Kadis Kebudayaan, Camat Kuta, Ketua Harian PHDI Badung serta dua sulinggih. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kadis Kebudayaan I Gede Eka Sudarwita dimana potongan tumpeng tersebut diberikan kepada Ketua Harian PHDI Badung Gede Rudia Adiputra.(put).

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top