Hujan Deras, Sejumlah Rumah di Cemara Landung Bangli Terendam Lumpur

 

Sementara Kapolres Bangli, AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya sudah mendapat informasi adanya dampak hujan yang terjadi di wilayah desa Terunyan. Lokasi yang terdampak berada dekat TKP longsor yang menyebabkan korban meninggal dunia pasca gempa di banjar Cemara Landung. “Dari laporan pak Mekel Terunyan, hujan deras selama dua jam terjadi telah menyebabkan dampak sejumlah rumah warga kemasukan air bercampur lumpur. Namun untuk pastinya, saya masih terus melakukan koordinasi dengan anggota,” jelasnya.

 

Lebih lanjut disampaikan, lokasi pemukiman warga yang terdampak memang berada di sekitar jalur air hujan. Dampaknya, selain menyebakan sejumlah rumah warga kemasukan air bercampur lumpur, akses jalan yang ada disekitar juga tidak bisa dilewati karena tertutup material dan sejumlah bongkahan batu.”Untuk antisipasi kita telah menyiagakan anggota, termasuk Pol Air juga telah siaga disana,” jelasnya. Berikutnya, pihaknya juga telah menghimbau para tokoh masyarakat yang berada di titik rawan bencana agar cepat dievakuasi.

 

Disisi lain, Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa menegaskan, pasca hujan pihaknya telah langsung turun ke lokasi. Kata dia, untuk kondisi di Posko Logistik, sejauh ini masih aman. “Memang air hujan sempat membanjiri posko. Namun untuk logistik, masih tetap aman,” jelasnya. Sementara dampak lainnya, diakui, hujan deras tersebut hanya menyebabkan sisa material longsor yang sebelumnya masih ada di tebing terhanyut terbawa air hujan. “Secara umum, hanya di wilayah Cemara Landung yang terdampak. Saat ini alat berat sudah bekerja dan astungkara tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (ard)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top