Sementara itu, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Abdul Kadir Jailani menyebutkan, dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Indonesian Afrika Forum (IAF), berbagai kementerian dan lembaga di Indonesia menunjukkan komitmennya untuk berkolaborasi secara maksimal. Forum ini dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di Afrika.
"Kami telah melakukan diplomasi proaktif dengan negara-negara Afrika untuk memastikan partisipasi aktif mereka dalam forum ini. Fokus kami adalah untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Bahkan, kesepakatan bisnis yang diharapkan tercapai yakni sebesar 3,5 milyar US Dollar,” katanya.
“Kami berharap bisa memperkuat jaringan industri antara Indonesia dan Afrika, khususnya di sektor-sektor strategis seperti industri kreatif dan teknologi,” imbuhnya.
Abdul Kadir Jailani menambahkan, sinergi antara kementerian dan lembaga ini diharapkan dapat memastikan kesuksesan Indonesian Afrika Forum, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan kerja sama strategis yang lebih kuat antara Indonesia dan negara-negara Afrika di masa mendatang.
"Dengan kerja sama yang erat antar kementerian dan lembaga ini, Indonesia berharap dapat memperkuat posisinya sebagai mitra strategis yang andal bagi negara-negara Afrika. Indonesian Afrika Forum diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertukaran ide dan peluang bisnis, tetapi juga tonggak penting dalam hubungan bilateral yang lebih erat dan berkelanjutan di masa depan," pungkasnya. (M-001)










