Hirup Gas Beracun Empat Orang Tewas Mengenaskan


Lantaran ketakutan, Daud dan Deni akhirnya kabur. Namun karena kurang hat-hati saat berlari, keduanya terpeleset dari tangga rumah dan mengalami luka pada bibir. "Kami kira teman kami pingsan, tapi ternyata sudah meninggal. Boss meninggal di RS Bali Jimbaran," tutupnya.  


Sementara salah seorang warga bernama Agung mengaku melihat ada teriakan minta tolong. Ia awalnya menduga telah terjadi kebakaran tapi tidak ada api. "Kami tak berani mendekat lantaran belangan diketahuo bahwa ada bahan kimia yang bocor," ujar Agung dilokasi kejadian. 


Terkait hal ini, Kapolsek Kuta Selatan Kompol Yusak Agustinus Sooai membenarkannya dan pihaknya sudah memasang garis police line di TKP. Ia juga mengatakan keempat korban meninggal akibat akibat keracunan gas beracun ditempat kerajinan tersebut. 


"Diduga terjadi kebocoran gas saat proses kerajinan penyama kulit. Ada 4 korban yang meninggal," terangnya, Sabtu (19/12/2020). 


Saat ini, petugas gabungan sudah mengevakuasi para korban ke rumah sakit. Polisi juga sudah memasang garis police agar warga tidak mendekat karena TKP masih menimbulkan bau gas menyengat. "Kami masih menyelidiki asal gas beracun itu. Tim ident masih bekerja," tegasnya. (Hen)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top