Hindari Kampanye Negatif, Fokus ke Komitmen Kandidat Kepala Daerah

IMG-20241104-WA0008

"Coba cek deh di pemilihan legislatif, misalnya orang Jawa Barat nyalon di Dapil Jakarta, orang Jakarta nyalon di Jawa Timur dan sebagainya. Begitu juga dalam Pilkada. Lah wong undang-undang ngebolehin kok," imbuh Sedana.

Dalam konteks Pilwali kali ini, ia berpandangan, justru Bro Adi berpotensi mendulang keuntungan. Sebab, begitu banyak warga Karangasem yang telah menjadi warga Denpasar.

Misalnya saja di wilayah Jalan Nangka, Gunung Agung, Semila Jati, Subak Dalem, Monang-Maning dan Kreneng. Di sana merupakan kantong-kantong orang Karangasem yang telah lama merantau ke ibu kota.

Jika potensi ini bisa dikomunikasikan dengan baik, akan menjadi keuntungan tersendiri bagi pasangan ABDI. 

Sebagai akademisi, Sedana berpesan agar seluruh masyarakat bersatu mewujudkan pilkada yang sehat, bebas dari diskirminasi agar tercipta pesta demokrasi yang sehat.

"Visi-misi para kandidat bisa dilihat di berbagai media dan debat. Jadi pilihan ada di tangan rakyat. Sekali lagi lihat komitmennya dalam membangun daerah. Itu yang terpenting," pungkasnya.

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top