NEGARA-fajarbali.com | Bermacam ragam cara memperingati Hari Raden Ajeng Kartini, yang jatuh setiap tanggal 21 April. Bertepatan peringatan pejuang emansipasi wanita itu, ratusan guru Raudaltul Atfhal (RA) Kabupaten Jembrana terlibat dalam peringatan yang dikemas dalam bentuk dan prosesi yang berbeda. Para guru pengajar setingkat taman kanak-kanak itu, terlibat dalam Pawai Hari Kartini dengan lomba mengenakan Busana Adat Daerah Nusantara, Selasa (21/4/2026).
Prosesi pawai yang diikuti dengan ragam pakai adat Nusantara itu, mengambil rute dari halaman Masjid Mujahidin Kelurahan Loloan Barat Kecamatan Negara dengan berjalan melintasi wilayah Loloan Barat menuju ke Kelurahan Loloan Timur dan memilih garis finish hingga berakhir di Peken Ijo Gading jantung Kota Negara. Kendati sengatan terik matahari menyinari tubuh mereka. Tapi mereka tetap semangat dan terlihat antusias.
Ketua Kelompok Kerja Raudal Athfal (KKRA) Kabupaten Jembrana, Sun' atun Hasanah didampingi Sekretarisnya, Istianah usai prosesi pawai mengatakan kegiatan ini merupakan pertama kali dan hal ini bagian inovasi dari para guru. Bahkan kata, Sun'atun, kegiatan semacam ini selaras dengan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). kegiatan macam ini diakui merupakan yang pertama kalinya.
"Harapan kami, melalui kegiatan ini para guru dapat meningkatkan semangat mempererat kebersamaan, meneladani perjuangan RA Kartini dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu diharapkan juga mampu mengembangkan potensi anak secara holistik," terangnya










