Hankook Tire Rilis Laporan ESG ke-15, Klaim Sukses Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca dari Produksi Sebesar 12%

Dengan manajemen risiko keanekaragaman hayati yang semakin penting dalam beberapa tahun terakhir, Hankook Tire berupaya meminimalkan dampaknya terhadap keanekaragaman hayati. Perusahaan ini mengikuti pendekatan Locate, Evaluate, Assess, Prepare (LEAP) yang diusulkan oleh Taskforce on Nature-related Financial Disclosures (TNFD), sebuah inisiatif internasional mengenai pengungkapan modal alam.

Selain itu, Hankook Tire secara aktif terlibat dalam berbagai kegiatan konservasi keanekaragaman hayati. Salah satunya adalah proyek "Our Forest" yang menanam pohon di taman sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan di pusat perawatan bagi ibu tunggal. Perusahaan juga memasang "Smart Wall Garden" di pabrik Daejeon, Korea, melalui perjanjian dengan Korea Arboreta and Gardens Institute (KoAGI) dan meluncurkan program "Make Your Own Pet Plant."

Melalui penelitian teknologi inovatif, Hankook Tire berdedikasi untuk mengembangkan produk berkelanjutan bagi masa depan manusia dan bumi. Perusahaan mempertimbangkan cara mengurangi dampak lingkungan dari produk selama siklus hidupnya (life cycle), mulai dari akuisisi bahan baku, manufaktur, penggunaan, hingga pembuangan. Upaya ini telah menghasilkan pencapaian signifikan dalam mencegah penipisan sumber daya alam dan mengurangi emisi karbon. Hal ini dicapai dengan menemukan bahan-bahan ramah lingkungan yang berkelanjutan dan mengembangkan teknologi aplikasi pada tahap desain dan akuisisi bahan baku.

Hankook Tire menerapkan strategi manajemen berkelanjutan yang kompetitif melalui proyek daur ulang ban bekas, yang bertajuk "re:move." Sebagai pemimpin dalam mobilitas ramah lingkungan, Hankook Tire mendaur ulang limbah produksi ban untuk menciptakan produk daur ulang seperti sepatu, longboard, dan perlengkapan berkemah. Produk-produk ini mencerminkan visi ramah lingkungan perusahaan dan memberikan nilai sosial.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top