Hadapi Pilkada Serantak 2020, Demokrat Siap Bangun Koalisi  

DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Usai menghadapi Pileg dan Pilpres 2019, Partai Demokrat di Bali bersiap menghadapi Pemilu serentak di enam kabupaten/kota di Bali.

Karena tidak bisa mengusung pasangan calon sendiri, maka Partai Demokrat melakukan konsolidasi demokrasi untuk menyiapkan diri membentuk koalisi agar bisa mengusung calon pada Pilkada serentak bulan September 2020 mendatang. "Demokrat bersama teman-teman lain tentu untuk mengusung pasangan calon mesti berkoalisi. Obsi-obsi itu sekarang sedang dibahas di level divisi masing-masing," jelas Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta di Denpasar, Selasa (11/6/2019). 

Made Mudarta menjelaskan dari pemetaan politik yang ada dipastikan diseluruh daerah di Bali yang akan mengikuti Pilkada serentak  Partai Demokrat tidak mampu mengusung pasangan calonnya sendiri. Karena raihan kursi yang diperoleh dibawah 20 persen membuat semangat mengusung calon harus dibangun melakui koalisi. Kondisi ini terjadi untuk pemilihan di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Karangasem. Untuk itu ia mengintruksikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat untuk segera mengambil langkah komunikasi politik dengan partai lain termasuk dengan partai pemenang pada Pileg 2019 untuk mengusung satu pasangan calon.

Menyadari mekanisme sedang berproses di bawah pihaknya di DPD Partai Demokrat Bali tinggal menunggu tahap penggodokan sebelum dilaporkan kepada DPP untuk diputuskan. Untuk Pilkada serentak, partai besutan SBY ini tidak mau main-main agar mampu memastikan pasangan calon yang akan diusung keluar sebagai pemenang. Ini akan menjadi tugas berat bersama partai koalisi untuk menentukan pasangan calon yang paling disukai dan dicintai oleh rakyat untuk dipilih menjadi pemimpin lima tahun kedepan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top