Menjadi seorang wirausaha akan menghadapi ketidakpastian. Hal ini menuntut pembuatan skala prioritas kerja dan hasil yang diinginkan. Pembentukan daftar prioritas yang menantang akan memberi motivasi untuk terus belajar dalam mengembangkan usaha. Salah satu penyebab banyaknya wirausaha yang gagal adalah kurang mampu berinovasi dan berkreativitas.
Berwirausaha tak cukup hanya bermodalkan uang atau malah ikut-ikutan. Calon wirausahawan harus melakukan analisis kemampuan diri sendiri, survey pasar dengan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) sehingga dapat menetapkan bidang usaha yang dijalankan. Suatu kondisi seperti meningkatnya persaingan dan pasar yang dinamis, akan menggoyahkan keyakinan wirausaha. Risiko kegagalan pasti akan selalu ada, yang harus diterima sebagai pengalaman dan membantu wirausahawan untuk mencapai hasil yang lebih baik.










