Gus Teja menceritakan jika Vatsalya ini mengisahkan tentang harapan seorang Ibu, dimana sosok ibu melihat anaknya yang dirawat penuh kasih sayang, tumbuh besar dengan penuh kebahagiaan. Biarpun ketika saat anaknya akan pergi dan menetap terpisah dengannya, seorang ibu akan tetap berharap suatu saat nanti anaknya akan kembali menyapanya dengan pelukan penuh kasih sayang dan rasa bahagia.
"Lagu ini saya ciptakan saat masa pandemi mengingat saat itu semua kegiatan masih sangat dibatasi oleh pemerintah. Untuk mengisi waktu, saya bersama tim mencoba membuat karya dan tercipta 6 buah lagu salah satunya Vatsalya ini. Berhubung kondisi pandemi kian melandai, kami kemudian menggarap video klip Vatsalya dan memilih salah satu lokasi di Nusa Penida. Dari sini bisa kita simpulkan, bahwa pandemi bukan menjadi penghalang untuk kita terus berkarya. Namun, di masa inilah kita tunjukkan bahwa kita mampu membuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Video klip Vatsalya juga sudah bisa disaksikan melalui akun Youtube Gus Teja," terangnya.
Sementara, Bupati Gianyar I Made Mahayastra dalam kesempatan berbahagia itu menyampaikan selamat kepada Gus Teja atas dilaunchingnya lagu baru Vatsalya. Ia berharap lagu ini mampu memberikan warna baru di industri musik tanah air khususnya Bali. "Saya sangat bersyukur dan berbangga hati memiliki seorang maestro suling asli Kabupaten Gianyar yang mampu mengharumkan nama Bali melalui karya-karyanya yang mendunia. Tentu saya memiliki harapan agar Gus Teja dapat menginspirasi generasi muda khususnya di Gianyar agar bisa menjadi seniman yang mampu menciptakan karya dan memberi spirit kepada pendengarnya," ucapnya. (dha)










