Guru di Sekolah Inernasional Ini, Lulusan Perdana Prodi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia UPMI Bali

"Saya sebagai guru bahasa Indonesia di sana merasa terkendala mengajar bahasa Indonesia, karena sekolah internasional," kata guru muda yang menempuh Sarjana Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana tersebut.

Untuk itu, ia mencari metode yang tepat agar peserta didiknya lebih mudah mencerna pelajaran bahasa Indonesia melalui media komik. "Permasalahan inilah yang menginspirasi tesis saya," kata dia.

Lebih lanjut, kata Ayu Karina, metode komik cukup efektif untuk menarik minat peserta didiknya. Ketertarikan itu jelas mempermudah penyampaian materi pembelajaran bagi pendidik.

Taman Rama Intercultural School, menggunakan dua kurikulum, yakni Kurikulum Merdeka dan Cambridge. Bahasa Indonesia, Agama dan PPKN menjadi mata pelajaran wajib, tentunya dengan menggunakan bahasa nasional. Sedangkan mata pelajaran lainnya, menggunakan bahasa Inggris.

Dewa Ayu Karina Dwi Payanti, SS., M. Pd. (tengah) bersama dosen-dosen penguji, usai menjalani ujian tesis.

Menjadi seorang guru, menurut Ayu Karina, adalah sebuah pilihan hidup. Ia pun berkomitmen mengabdi setulus hati. Bahkan setelah mengantongi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, ia berencana menempuh pendidikan Program Profesi Guru (PPG) agar lebih profesional lagi.

Alasannya memilih UPMI Bali, karena kampus yang dulunya bernama IKIP PGRI Bali itu sudah akrab di telinganya. Dan, kebetulan juga UPMI Bali mengelola prodi yang ia inginkan. "Dulu saya sudah sering bertemu mahasiswa IKIP PGRI Bali praktik mengajar di sekolah-sekolah. Sehingga saya memilih kuliah lanjutan di sana," jelasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top