Gerindra Bali Minta DPC Segera Setorkan Nama Paslon

DENPASAR – fajarbali.com | Partai Gerindra Bali menyerahkan sepenuhnya persoalan Pilkada serentak 2020 kepada masing-masing DPC. Termasuk dalam hal koalisi maupun nama-nama yang akan diusung. Terbukti dengan ajakan dari koalisi lima partai yang terdiri dari Golkar, NasDem, Demokrat, PSI, dan Hanura untuk bergabung melawan PDIP, Gerindra menyatakan penolakannya dan menyerahkan ke setiap DPC.

Ketua DPD I Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta saat dikonfirmasi menyatakan, terkait persiapan Pilkada, pihaknya masih menunggu acuan dari DPC. Hingga saat ini, baru Kabupaten Karangasem saja. “Ini baru Karangasem (yang diusulkan) IGA Mas Sumantri-Made Sukerena. Saya sudah minta ke DPC menyerahkan untuk Paket yang akan diusung. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada DPC untuk menjalin dengan partai-partai yang akan diajak berkoalisi,” katanya, Rabu (15/07/2020).

Sementara untuk daerah lain seperti Jembrana, baru sebatas hasil polling saja yang disodorkan ke DPD. Kendati demikian, Gerindra menyatakan masih membuka pintu bagi partai manapun yang ingin menjalin koalisi bersama.

Gus Sukarta berpesan kepada masing-masing DPC untuk menyodorkan nama-nama final yang akan diusulkan. Supaya pihaknya tidak bolak-balik rekomendasi yang diusulkan. “Mana yang akan diusung, supaya jangan dua kali kita sekali mengusulkan kandidat. Dan kalau keluar (rekomendasi) itu sudah pasti,” tegasnya.

Guna menindaklanjuti dan pemantapan diinternal Gerindra, dirinya mengaku akan menggelar rapat bersama enam DPC. Ini dilakukan agar mendapat mengetahui bagaimana perkembangan dinamika politik dimasing-masing daerah. “Minggu-minggu kita sudah rapat, memastikan sehingga tidak ada yang berubah lagi,” akunya.

Soal rekomendasi, mantan Anggota DPR RI ini menyebutkan, setelah mendapat setoran nama-nama yang diberikan oleh DPC, dirinya akan langsung mengusulkan ke DPP untuk dimintakan rekomendasi. Diperkirakan, akhir Bulan Agustus rekomendasi akan diterbitkan.

“Mungkin akhir Bulan Agustus ini akan keluar rekomendasinya. Selama ini apa yang menjadi usulan kita tidak akan berubah dari DPP,” pungkasnya. (her).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Terkonfirmasi Positif Corona, Seorang Warga Desa Songan Meninggal

Rab Jul 15 , 2020
BANGLI – fajarbali.com | Penyebaran wabah Covid -19 di Kabupaten Bangli mulai  memakan korban jiwa. Menyusul, salah seorang pasien yang terkonfirmasi  positif  Covid 19, asal Banjar Ulun Danu, Desa Songan , Kintamani, meninggal dunia, Rabu (15/7/2020) , saat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Bangli. Karena riwayat kesehatan tersebut, proses […]