Bupati Gede Dana mengatakan, pemkab Karangasem harus berpikir bagaimana membangun pariwisata yang berkesinambungan, serta membentuk SDM yang unggul dan pastinya di berikan lowongan pekerjaan untuk warga Karangasem bekerja. Jangan sampai, katanya, baru tamat SMA anak- anak sudah merantau ke kabupaten lain untuk mencari kerja. “Dilihat dari potensi alam, potensi budaya dan yang lainnya , kabupaten Karangasem tidak kalah dengan kabupaten lain, oleh sebab itu kami minta tolong supaya pelaku wisata dengan pemerintah bisa bersinergi dengan baik,” ujarnya.
Dikatakan bupati Gede Dana, selama dua tahun kepemerintahan di Karangasem belum maksimal,namun belum maksimalnya karena belum sesuai dengan keinginanya. Sedangka, khusus untuk sector wisata Tirta, pihaknya akan secepatnya ke pemerintah pusat dengan membawa proposal. Pemerintah pusat melalui APBN, juga menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 miliar untuk pembenahan pantai. Dari pemerintah katanya, akan memberikan infrastruktur yang memadai untuk menunjang pariwisata. “Terkait wisata Tirta Rafting yang di Telaga Waja permasalahannya adalah truk yang beriringan sehingga menyebabkan banyaknya tamu yang complain. Untuk wisata tirta rafting, buatlah spot- spot yang bagus sehingga tamu merasa nyaman,” ujarnya lagi. W-016.










