"Selain itu, kami percaya bahwa Desa Taro memiliki potensi yang sangat besar sehingga kami berharap mereka bisa terus berkembang menjadi pelaku UMKM dan memiliki daya saing tinggi," imbuh Windra.
Pada kesempatan tersebut, Generali kembali memperkenalkan solusi alternatif dalam mendapatkan proteksi asuransi tanpa mengganggu rencana keuangan jangka panjang anggota keluarga yakni dengan produk ALIVE.
Dengan premi yang relatif terjangkau dan melalui platform digital ALIVE powered by Generali, nasabah bisa mendapatkan solusi instan dengan manfaat 2 in 1, yaitu proteksi jiwa dan persiapan dana masa depan dengan fitur unik yaitu pengembalian premi 110%2. Tak hanya itu, proses ALIVE seluruhnya dilakukan secara digital dan bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja di seluruh Indonesia hanya dengan menggunakan ponsel.
Generali Group merupakan salah satu perusahaan penyedia asuransi dan aset manajemen global terbesar. Berdiri pada tahun 1831, dan hadir di 50 negara di dunia, General berhasil mendapatkan total pendapatan premi 75,8 miliar Euro pada tahun 2021. Dengan lebih dari 75.000 karyawan yang melayani 67 juta nasabah. (rl)










