Living World Denpasar turut menunjukkan komitmen dalam memberikan dampak sosial positif terhadap masyarakat melalui pelaksanaan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang terbuka untuk umum. Tak hanya itu, kegiatan berbagi kasih untuk perempuan lansia juga dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada generasi yang telah lebih dulu mewariskan nilai-nilai luhur bagi masyarakat.
Acara puncak ditandai dengan pelaksanaan Dialog Nasional bertema “Perempuan Sumber Peradaban” yang menghadirkan para tokoh perempuan inspiratif. I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Puspayoga), Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.KJ, dan Prof. Dr. Ir. Sulistyawati berbagi pandangan dan pengalaman dalam peran strategis perempuan di berbagai bidang. Diskusi yang dimoderatori oleh Dr. Kadek Dewi Sri Indah Laksemini, S.E., M.M. ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan perempuan sebagai pelaku perubahan sosial.
Peringatan hari Kartini kali ini merupakan kolaborasi luas yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi perempuan di Bali. Selain dengan Living World Denpasar dan IKBS, PINTI Bali juga turut berkolaborasi dengan FKPEN, PIB, RS Kasih Ibu, RS Bhakti Rahayu, Gema Perdamaian, Pergunu, PMI, dan PDDI, serta didukung secara aktif oleh TP PKK Provinsi dan Kota Denpasar, WHDI, BKOW, Perempuan Katolik, dan mitra-mitra organisasi lainnya.
“Living World Denpasar merasa bangga dapat menjadi tuan rumah acara yang begitu bermakna ini. Semoga hal ini menjadi wujud komitmen kami dalam mendukung kemajuan perempuan dan pelestarian nilai-nilai luhur bangsa. Sebagai pusat gaya hidup yang berpihak pada pengembangan komunitas, Living World Denpasar ingin terus menjadi ruang terbuka bagi inisiatif sosial, edukatif, dan budaya yang relevan bagi masyarakat Bali dan sekitarnya, sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk bersama menciptakan ruang inklusif bagi perempuan,” tutup Maria. (M-001)










