Dalam kesempatan sama, Bendesa Desa Adat Kuning Ngakan Putu Perasi Shemarabawa menyambut baik atas dipilihnya Dusun Kuning sebagai lokasi kegiatan bakti sosial dan sosialisasi yang dilakukan oleh Universitas Ngurah Rai untuk mengangkat destinasi pariwisata Air Terjun Desa Kuning.
Shemarabawa menambahkan, bahwa di dusun kuning ada dua objek wisata yang akan digarap dan dijadikan destinasi wisata yaitu air terjun kuning dan tempat melukat yaitu Taman Beji. Objek ini setiap hari ada kunjungan wisatawan domestik maupun manca negara.
Pihaknya berharap melalui kegiatan yang dilakukan UNR berupa bakti sosial dan sosialisasi strategi pemasaran dari narasumber yang kompeten, semoga mampu memasarkan objek wisata air terjun kuning ke kancah internasional.

Objek ini, lanjut Shemarabawa sudah disurvei oleh Pemkab Bangli untuk diajukan ke Pemprov, selanjutnya akan didatangkan investor untuk pengembangan objek wisata air terjun kuning. "Dari dua objek wisata yang akan diajukan air terjun kuning adalah salah satunya yang akan diajukan oleh Pemkab Bangli ke provinsi. Dua objek ini merupakan prioritas, " pungkasnya.
Dekan FEB UNR Dr. Putu Gede Denny Herlambang, ST., MM., menuturkan, melalui bakti sosial yang dikemas dalam bentuk sosialisasi pengelolaan strategi pemasaran destinasi wisata dari narasumber yang kompeten di bidang pariwisata, ingin mengembangkan destinasi air terjun kuning ke kancah internasional.
Denny Herlambang menilai, pada era digital, pemasaran melalui medsos dan pembuatan web sangat diperlukan agar destinasi wisata lebih dikenal di jagat maya atau web, sehingga mudah diakses dan dikenal oleh wisatawan yang ingin melakukan perjalanan wisata maupun menikmati objek wisata alam berupa air terjun.










