Dalam meningkatkan eksistensi dan kemajuan fakultas, lanjut dekan, pihaknya telah menyusun visi dan misi yang diturunkan dari visi dan misi institusi yaitu ITEKES Bali.
Menurutnya, visi dan misi ini sangat penting karena akan memberikan arah yang jelas kepada seluruh civitas akedemika agar setiap langkah yang diambil selaras dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu peningkatan kualitas pendidikan.
"Dalam proses penyusunannya telah menghadirkan berbagai pihak dengan konsep pentahelix yang tidak hanya menghadirkan dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, mitra, organisasi profesi dan tendik, tetapi juga telah menghadirkan para ahli, pemerintah, masyarakat dan media," ujarnya.
Ia memandang, media sangat penting karena perannya selain memberi masukan juga sebagai sarana sosialisasi ke Masyarakat.
Visi tersebut telah disusun dengan mempertimbangkan kondisi internal, eksternal, tren masa depan serta globalisasi.
Visi Fakultas Kesehatan adalah menjadi pusat inovasi kesehatan yang berkarakter dan berwawasan global. Visi tersebut telah diterjemahkan ke dalam misi Fakultas Kesehatan yang dikenal dengan nama “Sad Cita” atau enam misi dan diterjemahkan ke dalam Rencana Strategi (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop) Fakultas Kesehatan.
Melalui visi ini Fakultas Kesehatan berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat melalui program studi di bawahnya. Selain itu, dalam melaksanakan visi dan misi Fakultas Kesehatan tersebut telah bekerja sama dengan instansi/stakeholder terkait.










