DENPASAR-fajarbali.com | Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali, menjadi "tulang punggung" institusi karena mengelola sembilan program studi (prodi) atau jurusan.
Prodi-prodi yang berada di bawah Fakultas Kesehatan ITEKES Bali ini, juga menjadi favorit mahasiswa baru tiap tahun. Serta, Prodi Keperawatan menjadi embrio yang menandai perkembangan ITEKES Bali sejak awal, sewaktu berstatus akademi.
Dekan Fakultas Kesehatan ITEKES Bali Ns. Ni Putu Kamaryati, S.Kep., MNS., Ph.D., menjelaskan, fakultas yang ia pimpin berdiri pada tahun 2019 bersamaan dengan perubahan bentuk dari STIKES Bali menjadi Institut Teknologi dan Kesehatan Bali berdasarkan Surat Keputusan Nomor 197/KPT/I/2019 tertanggal 14 Maret 2019.
Kamaryati mengurai, saat ini Fakultas Kesehatan memiliki 9 prodi yang sangat diminati. Di antaranya; Sarjana Keperawatan (penerimaan mahasiswa sejak 2005); Pendidikan Profesi Ners (penerimaan mahasiswa sejak 2010); Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi (penerimaan mahasiswa sejak 2017).
Magister Keperawatan (penerimaan mahasiswa sejak September 2019); Sarjana Farmasi Klinik dan Komunitas (penerimaan mahasiswa sejak September 2019); Sarjana Kebidanan (penerimaan mahasiswa sejak September 2019); Pendidikan Profesi Bidan (Maret 2022) serta Sarjana Terapan Akupuntur, Pengobatan Herbal (sejak tahun 2022), serta yang terbaru Pendidikan Profesi Apoteker (penerimaan mahasiswa sejak 2025).
"Beberapa dari sembilan prodi yang kami kelola tergolong langka. Dan, tentunya semua lulusannya memiliki prospek kerja yang cerah," jelas Kamaryati, di ruang kerjanya, belum lama ini.










