
FOTO: EVALUASI PkM pelatihan pengendalian lalat dengan perangkap di Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, Selasa (11/7).
DENPASAR – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar (Polkesden) mengevaluasi pelatihan pengendalian lalat dengan perangkap di Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, Selasa (11/7).
Pengabdi Utama, Mochammad Choirul Hadi, SKM, M.Kes., dikonfirmasi di Denpasar, Rabu (12/7) menjelaskan, evaluasi ini sesuai arahan Direktur Polkesden sebagai tindak lanjut PkM pada pertengahan Juni 2023.
"Evaluasi menjadi sangat penting untuk kita mengukur sejauh mana tingkat keberhasilan dan kendalanya," kata Choirul Hadi didampingi anggota pengabdi I Nyoman Sujaya, SKM, MPH, Dr. I Wayan Sudiadnyana, Nengah Notes, SKM, M.Si dan dibantu 3 orang mahasiswa Fajar Alfiansyah, A.A. Bagus Putra Wijaya, I Ketut Agus Ardika.
Choirul Hadi menambahkan, evaluasi juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana partisipasi masyarakat dalam menindak lanjuti hasil pelatihan, peserta datang dengan membawa perangkap lalat yang dibuat oleh mereka dan telah dipasang di tempat tinggal mereka.
Evaluasi dilakukan di tempat yang sama, yakni di Kantor Desa Sakti, dihadiri oleh 23 orang. "19 orang di antaranya adalah mereka yang pernah ikut pelatihan sebelumnya," imbuhnya.
Tim menggunakan teknik wawancara langsung pada peserta yang hadir menggunakan kuesioner yang dibuat dalam Google Form dan dipandu oleh tim pengabdi didapatkan hasil bahwa 100% mereka yang datang ikut membuat perangkap lalat dan memasang perangkap lalat tersebut di tempat tinggal mereka, di antaranya 39% memasang di dapur, 39% di kebun, dan sisanya di teras rumah atau halaman depan tempat tinggal.










