Sejalan dengan pengembangan infrastruktur digital, NeutraDC mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 17% YoY menjadi Rp1,39 triliun hingga September 2026, dengan EBITDA meningkat 35% YoY dan margin EBITDA mencapai 40,9%.
Pertumbuhan ini didukung kontribusi data center di Singapura dan Cikarang, seiring peningkatan kebutuhan pelanggan dan komputasi berbasis AI melalui layanan Neutra Compute.
Ke depan, NeutraDC menargetkan pengembangan kapasitas data center hingga 400 megawatt (MW), dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi tingginya permintaan pasar terhadap layanan data center.
Untuk mendukung rencana tersebut, TelkomGroup tengah menjajaki kemitraan strategis untuk memperkuat kapabilitas teknis, akses pasar, dan pendanaan.
Segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp11,2 triliun, meningkat 3,1% YoY. Segmen usaha kecil dan menengah (Small Medium Enterprises/SME) menjadi penggerak utama pertumbuhan, dengan pendapatan meningkat 10,2% YoY menjadi Rp3,3 triliun.
Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pelanggan Indibiz sebesar 10,9% YoY menjadi 771,1 ribu pelanggan. Bisnis konektivitas High-Speed Internet (HSI) Telkom Solution juga mengalami pertumbuhan 6,2% YoY pada periode ini.
Kinerja segmen International turut mencatatkan pertumbuhan positif, dengan pendapatan meningkat 5,8% YoY menjadi Rp8,9 triliun.
Pertumbuhan ini terutama didukung pendapatan jaringan yang naik 50,2% YoY menjadi Rp1,37 triliun, seiring penguatan layanan konektivitas internasional bagi global hyperscalers dan global carriers.










