Embung Tukad Unda Dipilih Jadi “Penampungan” Sampah Organik, Bupati Satria Minta Dilakukan Kajian Mendalam

IMG-20260407-WA0065
Sebuah alat berat yang sedang beraktivitas di area Embung Tukad Unda, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung.

SEMARAPURA-Fajar Bali, Desas-desus rencana Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun pusat pengelolaan sampah organik di Kabupaten Klungkung menyedot perhatian publik. Apalagi, disebut-sebut lokasi yang dipilih berada di sarana penunjang Pusat Kebudayaan Bali (PKB). Tepatnya di kawasan Embung Tukad Unda, di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Bupati Klungkung I Made Satria turut angkat suara terkait rencana tersebut, Selasa (7/4/2026). Bupati Satria mengatakan hingga saat ini dirinya belum menerima informasi ataupun pemberitahuan resmi dari Pemprov Bali terkait wacana tersebut. Meski demikian, menurut bupati karena hal ini menyangkut  sampah, bahkan menjadikan pusat pengelolaan sampah organik, maka diperlukan kajian lebih mendalam. Lantaran dikhawatirkan akan berdampak pada sektor pariwisata.

"Karena ini menyangkut masalah pengelolaan sampah dan jadi pusat pengelolaan sampah organik untuk Provinsi Bali, artinya seluruh sampah organik dari kabupaten lain akan masuk ke sini. Tentu itu akan ada jalur lalu lintasnya ke Klungkung dan jadi tidak baik untuk pariwisata. Karena itu, Saya minta agar ini didiskusikan dulu, lakukan kajian-kajiannya seperti apa," ungkap Bupati Satria.

Lebih lanjut Bupati Satria yang didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra mengatakan, informasi mengenai rencana tersebut baru sebatas disampaikan secara lisan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Yakni ketika Bupati Satria diajak makan siang bersama investor yang rencananya akan mengelola sampah tersebut.

Nah, kini mengingat rencana pembangunan pusat pengelolaan sampah organik tersebut sudah dibahas di Pemprov, bahkan digadang-gadang sudah dialokasikan anggaran Rp400 Miliar, Bupati Satria menyampaikan segera akan berkoordinasi dengan Pemprov. Dalam koordinasi tersebut akan dipaparkan pertimbangan-pertimbangan khusus mengenai tempat atau lokasi yang dipilih.

"Apalagi ada di dekat pusat pariwisata kan tidak bagus masa depannya. Embung apalagi itu air bersih yang akan disuplai untuk Kabupaten Klungkung," imbuhnya.

BACA JUGA:  Kasus Dugaan Penyelewengan APBDes Tusan "Memanas"

Sementara itu, pantauan di lokasi, tepatnya di kawasan Embung Tukad Unda memang terlihat ada alat berat yang bekerja. Alat berat tersebut terlihat meratakan tanah, seperti akan membuat akses jalan. Sejumlah warga yang ditemui di lokasi juga rupanya sudah tahu mengenai rencana pembangunan pusat pengelolaan sampah organik ini. Bahkan sudah disebut-sebut, akses jalan sudah dibuat dan lahan yang disiapkan sekitar 5 hektar. W-019

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top