Edukasi Kesehatan Gigi Sasar Guru PAUD dan TK

GIGI

Wirata melanjutkan, materi pengabmas diawali pre tes untuk mengukur pengetahuan menyikat gigi dan rubrik menyikat gigi. Peserta diberikan sebuah kontak yang berisi perlengkapan menyikat gigi, seperti pasta gigi, sikat gigi, obat kumur dan phantom gigi.  Setelah pre-test kegiatan dilanjuti dengan penyampaian materi pelatihan menggunakan alat bantu media booklet.

“Rencana post tes untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan menyikat gigi akan dilakukan setelah 3 minggu dari kegiatan pre tes,” ujarnya.

Wirata berpendapat, pengabmas dengan kelompok sasaran adalah guru TK, sangat tepat, karena selain sebagai pendidik, guru juga sebagai orang tua yang memiliki kedekatan mendidik anak didiknya di sekolah.

Setelah para guru menguasai praktik mengosok gigi yang baik dan benar selama pelatihan, diharapkan digetok-tularkan di lingkup keluarga dan anak diddiknya di sekolah masing masing. Sehingga anak akan memiliki kemampuan secara mandiri dalam memelihara kesehatan giginya.

Kegiatan juga dilengkapi simulasi penyuluhan yang dilakukan oleh salah satu dari perwakilan guru untuk mengukur tingkat keberhasilan peserta.

Kasubag Tata Usaha Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara Ns. Putu Ayu Ratnawati, S.Kep., menyambut baik kegiatan tersebut serta berterima kasih karena Polkesden turut mendukung program tranformasi kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Apalagi yang disasar adalah guru dan diteruskan ke anak-anak usia dini.

“Kesehatan gigi itu sangat penting dalam menjaga kesehatan secara utuh dan menyeluruh,” kata Ratnawati.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top