Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut Sasar Murid SLB Negeri 1 Badung

IMG-20260610-WA0005
Edukasi kesehatan gigi dan mulut menyasar orangtua/wali murid SLB Negeri 1 Badung, oleh Tim Pengabdi dari Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Denpasar.

MANGUPURA-fajarbali.com | Anak-anak berkebutuhan khusus memerlukan pendampingan lebih di segala aspek. Terlebih dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat. Anak berkebutuhan khusus juga termasuk kelompok rentan penyakit gigi dan mulut.

Berangkat dari hal tersebut, dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar, yang tergabung dalam Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) skema Progra Kemitraan Masyarakat (PKM) menyasar murid di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Badung, Jl By Pass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan.

Kegiatan mengusung tema "Parenting Dental Health Education pada Orang Tua/Wali Siswa Berkebutuhan Khusus dI SLB Negeri 1 Badung tahun 2026". Tim diketuai Ni Wayan Arini, S.Si.T, M.Kes, dibantu anggota Ni Ketut Ratmini, S.Si.T, MDSc, Pranata Laboratorium Ni Nyoman Widiari, SKM dan 4 pengabdi mahasiswa dari Jurusan Kesehatan Gigi.

Arini menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua/wali siswa berkebutuhan khusus dI SLB Negeri 1 Badung dalam pemeliharaan Kesehatan gigi dan mulut anak-anaknya. "Jadi yang kami sasar adalah orangtua/wali," jelas Arini.

Edukasi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut diharapkan mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, menurutnya, jika kesehatan gigi terganggu berdampak pada kesehatan tubuh lainnya. Disamping untuk menjaga rasa percaya diri dengan gigi yang sehat.

Arini melanjutkan, kegiatan diawali penyerahan bahan kontak berupa sikat gigi dan pasta, leaflet cara menyikat, poster menyikat gigi, kipas angin dan phantom gigi. Kemudian dilanjutkan dengan pre test dengan maksud untuk mengetahui pengetahuan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada orangtua/wali siswa.

Setelah pre-test kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi menggunakan alat bantu berupa leaflet, PPT, video dan phantom kemudian kegiatan dilanjutkan dengan simulasi cara menyikat gigi yang benar. Setelah selesai penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

BACA JUGA:  Tak Perlu ke Luar Negeri, Layanan Estetika Premium ‘The Solitaire’ Kini Ada di The Sanur

"Kegiatan berikutnya post test untuk mengukur pengetahuan orang tua/siswa setelah pemberian materi," ungkapnya.

Pengabmas ini, lanjut Arini, memberikan layanan promotif tentang pemeliharaan Kesehatan gigi dan mulut pada orang tua/wali siswa melalui ceramah, pemutaran video dan simulasi cara menyikat gigi benar dan waktu menyikat yang tepat dan mengurangi makan makanan yang manis dan lengket.

"Dirahapkan kepada orang tua /wali siswa agar dirumah mendampingi dan membimbing anaknya saat menyikat gigi, sehingga giginya bersih dan sehat, harapanya gigi anak-anak SLB terbebas dari gigi berlubang. Edukasi telah berlangsung April lalu namun akan dilakukan pengecekan lagi," ungkapnya.

Pengabmas tersebut mendapatkan sambutan hangat dari SLB Negeri 1 Badung. Pihak sekolah memandang perlu karena dapat menambah pengetahuan bagi orang tua/wali siswa, sehingga orang tua/wali dapat membimbing dan mengawasi anak-anaknya saat menyikat gigi dengan tehnik yang benar.

Pihak sekolah juga menyampaikan kegiatan ini akan memberikan makna positif terhadap pertumbuhkembangan anak, karena Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu komponen utama dalam mendukung Kesehatan gigi siswa, dan kepala sekolah berharap agar kegiatan ini berlanjut untuk kedepannya. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top