
Dua tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan I Putu Eka Astina alias Putu Pekak meninggal dunia menjalani proses pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri Denpasar.Foto/ist
DENPASAR-Fajarbali.com|Dua tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan korban, I Putu Eka Astina alias Putu Pekak meninggal dunia, GSP alias Dede Anggur (20) dan IDRS alias Bembem (24) tidak lama lagi bakal diseret ke Pengadilan Negeri Denpasar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ini setelah berkas perkara kasus yang terjadi pada tanggal 21 Maret 2023 sekira pukul 21.30 WITA saat pawai ogoh ogoh di Jalan Veteran Denpasar atau tepatnya di depan dealer Suzuki dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa peneliti di Kejaksaan Negeri Denpasar. Hal ini dibenarkan oleh Kasi Intel Kejari Denpasar, Ady Wira Bhakti, Kamis (13/7/2023).
BACA Juga : Pelajar SMA Ngaku Dicabuli di Penginapan, Orang Tua Lapor Polisi
“Berkas perkara oleh jaksa peneliti sudah dinyatakan lengkap, sehingga pada hari Rabu (12/7/2023) lalu dilakukan pelimpahan atau penyerahan tanggung jawab perkara ke Jaksa Penuntut Umum,” ujar Ady Wira Bhati didampingi Kasi Pidana Umum (Kasi Pidum) Nyoman Bela Putra Atmaja di Kantor Kejari Denpasar.
Dikatakan pula, dengan telah dilakukannya pelimpahan berkas berikut terdekat dari penyidik ke Jaksa, saat ini tinggal dilakukan penyusunan dakwaan yang telah rampung segar dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan.” Secepatnya akan kami limpahkan ke Pengadilan sehingga kasusnya juga cepat disidangkan,” ungkapnya.
BACA Juga : Diduga Gelapkan Uang Rp 6 Miliar Lebih, Wanita Ini Dituntut 2,5 Tahun Penjara










