Sedangkan untuk pengelolaan kedua pasar tersebut akan diberikan sepenuhnya kepada desa adat bersangkutan. “Untuk pengelolaannya nanti, Pemkab Gianyar akan menghibahkan ke desa adat, dan bagaimana teknis pengelolaan diatur oleh desa adat,” jelasnya.
Secara terpisah, Bendesa Adat Bona, I Gusti Nyoman Yasa mengatakan pembangunan pasar sudah rampung, namun karena ada pengerjaan tahap kedua penempatan pedagang diundur. Pihaknya pun saat ini sedang melakukan penyusunan pararem. Setelah adanya pararem baru pedagang akan ditata. “Penempatan pedagang menunggu adanya perarem, pembangunan tahap kedua yaitu pengerjaan pelataran pakir dan lantai dalam,” jelas Gusti Nyoman Yasa, Dimana pedagang akan mendapatkan kelengkapan berupa meja dan fasilitas lain. Pasar Bona sendiri akan ditempati oleh 48 pedagang los dan 22 kios.(gds).










